Tips Memulai Bisnis Photo Booth Agar Sukses

Tips Memulai Bisnis Photo Booth Agar Sukses

Fotoboth – Bila Anda seringkali diundang pada pesta pernikahan, tentu Anda memiliki kesan tersendiri dari pesta-pesta tersebut, mana yang paling berkesan dengan tema pesta dan dekorasi yang unik serta tema pesta sederhana namun memiliki makanan yang enak di lidah.

Dari banyaknya pesta pernikahan tersebut, adakah pernikahan yang menggunakan dekorasi photo booth, jika memang ada bahkan cukup banyak tandanya ini ladang bisnis yang cukup menjanjikan mengingat pesta pernikahan di Indonesia itu selalu ada setiap harinya. Begini cara membangun bisnis photo booth untuk pesta pernikahan.

Lakukan Persiapan Dengan Matang

Agar bisnis photo booth yang akan Anda bangun bisa bertahan lama hingga bertahun-tahun mendatang, maka pastikan jika Anda telah melakukan persiapan dengan sematang mungkin. Modal kerja dari menciptakan lapangan pekerjaan ini adalah  printer foto dyesub, lighting set, kamera digital, laptop atau notebook dan dekorasi lainnya seperti tiang backdrop, atau kain backdrop dsb. Untuk software-nya, Anda bisa memakai software standar atau software greenscreen dan terakhir software hashtag printing. Jika tidak bisa melakukannya seorang diri, Anda bisa mempekerjakan operator untuk membantu mengatur software photo booth dari penerimaan file foto hinggga pengaturan foto pracetak serta penambahan overlay dan pengaturan otomatisasi cetak foto.

Tentukan Target Serta Cara Pemasaran

Jika sudah menentukan nama unik untuk usaha photo booth Anda, lanjutkan dengan menentukan cara pemasarannya dilihat berdasarkan pada target yang diinginkan, seperti target pemasaran yang melingkupi teman serta relasi, media pemasaran mulai dari social media pribadi hingga membuat blog atau sosmed khusus usaha photo booth. Untuk cara pemasarannya, Anda bisa membuat digital brosur lantas menyiapkan daftar harga lantas lakukanlah publikasi soft copy di medsos di mana soft copy ini bisa berbentuk gambar atau video.

Practice Untuk Hasil Sempurna

Bila Anda sudah mempunyai job atau order dari usaha photo booth, maka pastikan jika Anda sudah memeriksa semua peralatan yang digunakan nanti. Latih tim photo booth sebelum acara dimulai untuk menambah kualitas dan kepercayaan diri serta tingkat kesiapan tim, konsultasikan pada after sales service DNP jika Anda memakai printer DNP.

 

3 Aksesoris Mobil Balap Ini Belum Tentu Cocok Di Mobil Biasa

3 Aksesoris Mobil Balap Ini Belum Tentu Cocok Di Mobil Biasa

Kimkomstore – Memodifikasi mobil balap supaya terlihat jauh lebih cantik dan keren lagi mungkin bukan lagi hal yang aneh buat sebagian besar orang, apalagi mobil balap yang dimodifikasi hanya untuk bersenang-senang saja bukan benar-benar untuk mengikuti balapan seperti di ajang bergengsi F1.

Perlu Anda ketahui jika umumnya ada beberapa aksesoris yang tidak dianjurkan untuk digunakan di mobil baik itu mobil biasa maupun mobil balap karena ditengarai bisa memicu terjadinya kecelakaan.

Pegangan Tambahan Di Bagian Setir

Aksesoris ini biasanya dipakai oleh forklift mengingat kerapkali melakukan maneuver tajam dengan gerakan putaran sudut yang besar. Perangkat ini bisa kita temukan dengan mudah di beberapa setir mobil, tujuan pemasangannya tidak lain untuk memudahkan proses memutar arah setir ketika hendak parkir. Akan tetapi tanpa kita sadari keberadaan aksesoris ini bisa sangat mengganggu area pegangan setir sehingga kurang leluasa, terlebih lagi saat hendak melakukan maneuver secara tiba-tiba. Bahkan perangkat tersebut dapat mencederai tangan saat harus melakukan reflex memutar kea rah setir dalam kondisi yang berbahaya.

Pedal Alas Besi

Pada umumnya, produsen selalu membuat alas pedal dari material karet, akan tetapi beberapa pemilik mobil kerapkali mengganti dengan yang terbuat dari besi. Sebentarnya hal tersebut akan baik baik saja bila alas pedal di bagian atas masih terdapat unsur karetnya. Tujuannya guna menghindari kondisi licin, apalagi bila masih sering turun hujan, tanpa material karet di penampang maka bisa membuat permukaan menjadi licin serta kaki mudah tergelincir sehingga pengemudi tidak bisa menjalankan fungsi pedal dengan baik sebagaimana biasanya.

Busa Sabuk Keselamatan

Beberapa orang menggunakan aksesoris ini dengan harapan agar pirantinya menjadi lebih empuk saat terkena badan, sabuk keselamatan seringkali dipasangi dengan busa. Memang benar aksesoris ini cukup berguna sebagai apalagi di lintasan balap, namun dengan syarat sabuk keselamatannya harus mengikat tubuh dengan benar-benar kencang.

Sayangnya, yang biasa digunakan di mobil biasa sangat berbeda dengan yang biasa digunakan di mobil balap, kondisi seat belt di mobil biasa cenderung kendur dan hanya akan mengencang saat ada hentakan dengan pemakaian pelapis maka otomatis seat belt dengan tulang belikat tidak berada dalam kondisi menempel sempurna sehingga saat diperlukan sabuk keselamatan justru tidak bisa berfungsi secara maksimal dan cenderung kendur di beberapa posisi yang kemudian bisa membahayakan pemakainya.

 

3 Kontra Saat Memilih Wedding Organizer Sebagai Profesi

3 Kontra Saat Memilih Wedding Organizer Sebagai Profesi

Akuwedding – Setiap pekerjaan pastinya memiliki tantangan tersendiri, tidak hanya keuntungan atau profit saja yang akan kita dapatkan, namun juga kerugian. Maka dari itu persiapan sangatlah penting, baik itu mempersiapkan fisik maupun mental.

Siapa bilang bekerja di bidang WO itu selalu menyenangkan, memang jam kerjanya lebih fleksibel, namun bila sedang musim nikah, jam kerja seseorang yang bekerja di bidang Wedding Organizer jauh lebih melelahkan daripada mereka yang bekerja selama 8 jam di kantor. Berikut ini beberapa kontra yang biasa dihadapi seseorang saat bekerja sebagai WO:

Pekerjaan Bisa Terganggu Karena Pihak Ketiga

Dalam hal ini pihak pertama adalah calon pengantin sedangkan Wedding organizer beperan sebagai pihak kedua, dan yang menjadi pihak ketiga adalah kerabat atau teman calon pengantin. Pekerjaan seorang WO adalah memberikan pelayanan jasa secara optimal terhadap suatu event pernikahan baik dalam skala kecil maupun skala besar, coba Anda bayangkan betapa repot dan terganggunya WO jika detail yang sudah disepakati kedua belah pihak dibatalkan begitu saja oleh pihak ketiga yang sesungguhnya tidak memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan pendapat, karena tanggung jawab mutlak hanya dimiliki oleh pihak pertama yang menandatangani kontrak.

Keuntungan Tidak Bisa Didapatkan Dengan Mudah

Banyak orang yang menilai jika bekera sebagai WO itu banyak duitnya, hal ini bisa saja terjadi jika WO tersebut sudah berdiri bertahun-tahun dan telah memiliki nama di mata masyarakat, beda halnya bila WO baru merintis karier, keuntungan yang didapatkan pun masih kecil karena acara yang ditangani adalah acara skala kecil dengan anggaran yang minim.

Bekerja Hingga Akhir Pekan

Bila seorang karyawan di perusahaan biasanya mendapatkan jatah libur dua hari tiap minggunya, maka karyawan WO harus gigit jari, karena kesempatan libur di akhir pekan sangatlah jarang, mengingat banyak customer yang memilih melangsungkan resepsi pernikahan di hari sabtu atau hari minggu, bagaimana bisa libur jika masih memiliki tanggung jawab kerja yang hanya bisa usai setelah acaranya selesai tanpa kendala berarti.