Cara Intensif Ditjen Pajak Memeriksa Pengusaha yang Memanipulasi Data Omzet

Cara Intensif Ditjen Pajak Memeriksa Pengusaha yang Memanipulasi Data Omzet

Tax Consultant Jakarta – Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati telah menerbitkan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) nomor 15/PMK.03/2018 mengenai cara lain untuk membantu menghitung peredaran bruto terutama bagi wajib pajak. Dengan menggunakan peraturan tersebut, petugas pajak bisa menghitung penghasilan kotor maupun omzet wajib pajak dengan menggunakan cara alternative, termasuk dari besarnya biaya hidup yang dikeluarkan oleh wajib pajak.

Petugas pajak sangat memungkinkan untuk bisa menghitung omzet wajib pajak dengan memanfaatkan metode lainnya apabila disaat pemeriksaan nanti, wajib pajak tidak sepenuhnya menyelenggarakan pencatatan atau pembukuan yang ternyata tak dicatatakan semuanya.

Petugas pajak bisa menghitung omzet wajib pajak dengan memanfaatkan metode lain menurut pasal 2 PMK 15/2018 di mana disebutkan terdapat 8 metode lainnya yang bisa digunakan apabila petugas pajak ingin menghitung omzet dari wajib pajak diantaranya adalah dengan melihat data-data berikut ini:

  1. Transaksi dari penerimaan tunai serta nontunai wajib pajak dalam satu tahun pajak
  2. Satuan dan volume hasil usaha wajib pajak dalam setahun belakangan
  3. Sumber dan pemakaian dana
  4. Perhitungan dari biaya hidup wajib pajak serta tanggungannya, tidak terkecuali dengan kekayaan dalam tahun pajak
  5. Berdasarkan pada SPT atau hasil pemeriksaan yang dilakukan di tahun pajak sebelumnya
  6. Penambahan kekayaan bersih si wajib pajak di awal serta akhir tahun di dalam suatu tahun pajak
  7. Proyeksi dari nilai ekonomi suatu kegiatan usaha disaat-saat tertentu untuk tahun pajak
  8. Perhitungan rasio yang didasari oleh persentase maupun rasio pembanding

Masa Berlaku

Setiap ketentuan pasti memiliki masa berlaku, termasuk ketentuan tentang tata cara pemakaian metode perhitungan dari peredaran bruto dengan cara lainnya yang nantinya akan diatur lebih lanjut di dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak.

Ada pun perhitungan omzet wajib pajak dengan cara lainnya yang dituangkan dalam PMK No. 15 tahun 2018 ini hanya berlaku apabila wajib pajak tengah diperiksa serta hingga saat ini belum menyampaikan SPT hasil dari pemeriksaan di atas omzet wajib pajak. PMK iani berlaku mulai dari 13 Februari 2018 pasca ditetapkan Sri Mulyani dan diundangkan oleh Dirjen Peraturan Perundang-undangan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

3 Keuntungan Lapor Pajak Secara Online

3 Keuntungan Lapor Pajak Secara Online

smconsult – Rasa tidak nyaman yang biasa dialami oleh setiap orang yang melaporkan wajib pajak secara manual membuat mereka lebih memilih untuk melaporkan wajib pajak secara online, mengingat mengantri selama berjam-jam itu sangat tidak menyenangkan rasanya, apalagi ini harus dilakukan setiap bulannya.

Tahukah Anda jika sekarang, ada beberapa jasa yang siap sedia menyediakan lapor pajak secara online? Jadi tidak perlu repot antri berjam-jam lagi, cukup sambangi website penyedia jasa tersebut dan lakukan lapor pajak online, berikut ini beberapa keuntungan melaporkan pajak secara online:

Akses yang Diberikan Sangat Mudah

Beberapa situs yang Anda kunjungi tidak menampilkan iklan sama sekali tentunya ini sangat menguntungkan untuk Anda karena tidak perlu menghilangkan iklan-iklan tidak penting tersebut. Akses yang diberikan amat mudah terlepas Anda menguasai atau tidak menguasai computer. Anda tidak perlu menginstall aplikasi bahkan mendownload file tertentu, cukup operasikan internet dan menghubungkannya dengan computer Anda, Anda hanya perlu menulis alamat website-nya untuk mengisi dan melaporkan pajak, sebelum itu mungkin Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu.

Hemat Banyak Waktu

Karena bisa diakses dari mana saja, Anda tidak perlu pusing kehabisan banyak waktu berharga untuk diri sendiri, pekerjaan atau keluarga. Cukup habiskan waktu setidaknya 30 menit-60 menit Anda sudah bisa melaporkan pajak badan secara online. Cukup catat alamat situsnya, login dan melakukan pelaporan pajak seperti biasanya. Secara otomatis, catatan atas laporan wajib pajak yang telah dikirim, disimpan di dalam sistem Anda, datanya nanti bisa dipakai untuk pajak badan berikutnya.

Sudah Terintegrasi Dengan Fitur Hitung dan Setor

Biasanya sebelum Anda mulai melaporkan pajak ke kantor pajak, Anda perlu menghitung sekaligus menyetor pajak lebih dahulu, bukan? Saat melakukan proses penyusunan laporan serta melaporkannya situs penyedia jasa lapor pajak yang bagus akan terintegrasi dengan fitur-fitur inti, seperti menghitung, menyetor dan melaporkan pajaknya, jadinya Anda tidak perlu menggunakan software berbeda.

Banyak sekali keuntungan yang akan diperoleh Anda jika Anda berhasil melaporkan pajak secara online dengan memanfaatkan penyedia jasa lapor pajak online yang bagus.